UNSUR NARATIF
1. Sinopsis
Theodore adalah pria yang kesepian
dalam tahap akhir perceraiannya. Ketika dia tidak bekerja sebagai penulis
surat, waktu luangnya dihabiskan untuk bermain video game dan kadang-kadang
bergaul dengan teman-teman. Theodore memutuskan untuk membeli OS1 baru, yang
diiklankan sebagai sistem operasi cerdas artifisial pertama di dunia, "Ini
bukan hanya sistem operasi, ini kesadaran," kata iklan. Theodore dengan
cepat menemukan dirinya tertarik dengan Samantha, suara di balik OS1-nya.
Ketika mereka mulai menghabiskan waktu bersama, mereka tumbuh semakin dekat dan
akhirnya menemukan diri mereka dalam cinta. Setelah jatuh cinta pada OS-nya,
Theodore mendapati dirinya berhadapan dengan perasaan gembira dan ragu. Sebagai
seorang OS, Samantha memiliki kecerdasan yang kuat yang ia gunakan untuk
membantu Theodore dengan cara yang tidak dilakukan orang lain, tetapi bagaimana
ia membantunya mengatasi konflik batinnya yaitu jatuh cinta pada OS.
2. Tipe Konflik
Manusia
Vs Dirinya Sendiri
Diperkenalkan sebagai Theodore
Twombly, ia adalah seorang pria kesepian yang memiliki profesi sebagai penulis
surat. Theodore Twombly (Joaquin Phoenix) serius menatap layar komputer. Tak
ada gerakan pada jemari tangannya . Dia hanya mengucapkan kata ke hadapan
layar. Seketika itu juga, deret frasa pembentuk kalimatpun menera, seolah
menuruti ucapan yang keluar dari lisannya. Pria berkacamata ini tidak bekerja
sendiri. Dia bersama beberapa orang lain memiliki profesi serupa, penulis
surat.
Theodore sedang berada di saat
yang kurang menyenangkan, sebab Theodore berada di tahap akhir perceraiannya
dengan kekasih di masa kecilnya yaitu Catherine. Akhirnya Theodore memutuskan
untuk membeli OS1 baru, yang diiklankan sebagai sistem operasi cerdas
artifisial pertama di dunia, yang di sebut-sebut bukan hanya sistem operasi, Sebab
sudah terdapat asisten virtual dengan kecerdasan buatan yang dirancang untuk
beradaptasi dan berkembang. Di saat mencoba, OS1 meminta Theodore untuk
mengatakan apa yang sedang menyelimuti dirinya saat ini, akhirnya Theodore memutuskan
bahwa dia ingin AI memiliki suara perempuan. Setelah menunggu beberapa detik
akhirnya keluarlah suara perempuan yang menyebut dirinya dengan nama Samantha.
Theodore dengan cepat menemukan dirinya tertarik dengan Samantha, suara di balik OS1-nya. Ketika mereka mulai menghabiskan waktu bersama, mereka tumbuh semakin dekat dan akhirnya menemukan diri mereka dalam cinta. Setelah jatuh cinta pada OS-nya, Theodore mendapati dirinya berhadapan dengan perasaan gembira dan ragu. Sebagai seorang OS, Samantha memiliki kecerdasan yang kuat yang ia gunakan untuk membantu Theodore dengan cara yang tidak dilakukan orang lain, Seperti penghindaran Theodore untuk menandatangani surat cerai karena ia tidak ingin melepaskan Catherine. Tetapi bagaimana ia membantunya mengatasi konflik batinnya yaitu jatuh cinta pada OS.
3. Plot
Plot Major (Menceritakan
tokoh utama dengan sebuah OS)
Theodore Twombly adalah pria
kesepian, tertutup dan tertekan yang bekerja sebagai penulis profesional. Theodore
membeli sistem operasi yang dapat berbicara dengan kecerdasan buatan, yang
dirancang untuk menyesuaikan diri dan berkembang. Theodore memutuskan bahwa ia
menginginkan sistem operasi yang memiliki suara wanita dan sistem operasi
tersebut memperkenalkan dirinya sebagai Samantha. Theodore terpesona dengan
kemampuan Samantha untuk belajar dan tumbuh secara psikologis. Theodore dan
Samantha semakin tumbuh melalui pertemuan seksual secara verbal. Mereka
mengembangkan hubungan yang membuat Theodore semakin membaik dalam pekerjaannya
dan perilakunya, dan antusiasme Samantha untuk tumbuh dan belajar.
Theodore panik ketika Samantha
sempat offline. Ketika Samantha membalasnya, ia menjelaskan bahwa ia bergabung
dengan sistem operasi lain untuk meningkatkan sistem. Theodore bertanya kepada
Samantha apakah berbicara juga bersamaan dengan orang lain saat mereka sedang
bercakap-cakap, dan Theodore merasa terkejut ketika Samantha menjawab bahwa ia juga
sedang berbicara dengan ribuan orang dan bahwa ia telah jatuh cinta pada ribuan
orang itu. Theodore sangat kecewa dengan ide tersebut, tetapi Samantha
menegaskan bahwa hubungan ini hanya membuat cintanya kepada Theodore lebih
kuat.
Plotline Minor (Pendukung untuk mempermanis jalan cerita)
Di samping memperlihatkan percintaan
Theodore dengan Samantha yang penuh konflik, dan di dalam film ini juga
menunjukan persahabatan Theodore dengan Amy. Yang mana mereka selalu ada satu
sama lain ketika ada masalah dan sangat perhatian.
4. Karakterisasi Tokoh
1. Theodore Twombly
Tokoh
Theodore Twombly diperankan oleh seseorang yang bernama Joaquin Phoenix dia
adalah pria yang kesepian dalam tahap akhir perceraiannya. Walaupun begitu
Theodore tetap bisa menjadi pria yang humoris, baik, tetapi kurang percaya
diri.
2. Catherine
Tokoh
Chaterine diperankan oleh seseorang yang bernama Rooney Mara dia adalah mantan
istri yang sangat baik dan selalu memberi masukan kepada Theodore, yang membuat
Theodore sampai tidak ingin menandatangani surat percerainnya dan membuat
Theodore sulit untuk melupakannya.
3.
Samantha
Tokoh
Samantha diperankan oleh seseorang yang bernama Scarlett Johansson. Asisten
virtual dengan kecerdasan buatan yang dirancang untuk beradaptasi dan
berkembang sesuai isi hati dan keinginnan Theodore. Samantha merupakan OS yang
sangat perhatian, pengertian, humble, dan sangat mudah untuk membuat
pengguna-nya nyaman termasuk Theodore.
4. Amy
Tokoh
Amy diperankan oleh seseorang yang bernama Amy Adams. Amy merupakan sahabat
Theodore yang sangat baik, suka memberi masukan, dan setiap Theodore atau Amy
merasa sedang kesepian atau ada masalah, mereka bisa saling mengerti dan selalu
ada ketika di butuhkan.
5.
Charles
Tokoh
Charles diperankan oleh seseorang yang bernama Matt Letscher. Charles merupakan
mantan suami dari Amy sahabat Theodore. Charles adalah pria yang baik, pintar,
rapih, dan disiplin. Dan akhirnya Amy menceraikan suaminya sebab Charles
sombong, setelah perseteruan sepele.
6. Paul
Tokoh Paul diperankan oleh seseorang yang bernama Chris Pratt. Dia adalah teman Theodore yang sangat baik, humoris dan suka memuji.
5. Struktur
Cerita
Ø Abstraksi
: Film ini menceritakan tentang hubungan percintaan pria terhadap
sebuah OS. Yang mana di akhir cerita merupakan sad ending.
Ø
Orientasi
: Dalam film ini menjelaskan akhir dari cerita bahwa Samantha-lah yang pergi meninggalkan Theo.
Ø
Krisis
: Krisis dalam film ini yaitu saat Theodore menceritakan
Samantha. Catherine tidak menduga bahwa Theodore bisa romantis dan terikat
kepada OS, akhirnya Catherine menuduh Theodore tidak dapat menghadapi emosi
seperti manusia pada umumnya. Di saat Samantha offline membuat Theodore
panik dan di saat telah online justru malah membuat Theo kecewa karena dia mengatakan bahwa dia juga
berbicara dengan banyak orang
bukan hanya Theodore.
Ø Reaksi : Melihat ada sesuatu yang tidak biasa pada Theodore akhirnya Samantha mengajak untuk berhubungan intim tetapi menggunakan wanita pengganti seks yaitu Isabella agar bisa berhubungan intim secara fisik. Theodore terpaksa menyetujuinya, tetapi ia merasa terbeban oleh keanehan pengalaman tersebut. Mengakhiri pertemuan tersebut, Theodore meminta Isabella yang bingung untuk pulang, menyebabkan perseteruan antara Theodore dengan Samantha.
Ø Koda : Kesimpulannya adalah di zaman sekarang ini banyak orang yang asyik dengan dunia-nya sendiri sebab mulai-nya keterikatan manusia pada teknologi. Terlebih lagi di zaman sekarang juga bahwa cinta itu tak bertumpu pada status. Seperti hal-nya Theodore seorang manusia sedangkan Samantha hanyalah sebuah OS secara logika tak mungkin mereka bisa memiliki hubungan spesial. Gunakanlah teknologi sebaik mungkin sebab teknologi akan sangat bermanfaat jika menggunakan dengan positif tetapi jika menggunakannya dengan negatif bukan hanya diri kita yang rugi tetapi orang lain bisa saja ikut rugi. Dan jangan sampai teknologi menjadi kekasihmu.
6. Sudut Pandang
Sudut pandang dari film ini adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena di dalam film Her ini tidak hanya fokus tertuju pada satu tokoh tetapi semua tokoh bisa menyampaikan pesan dari film ini sangat baik.
Alvin Batistuta Sudibyo
0 Komentar