DEBUT MARIO ZWINKLE, LUNCURKAN ALBUM SOUL PLANE YANG CERITAKAN PROSES PENDEWASAANNYA

 

Arya Givary Hiemsta a.k.a Mario Zwinkle rapper muda besutan Hellhouse Records memulai karirnya sejak 2012 dan dikenal lewat tiga hits singlenya yaitu: Funk Yeah, Diyu, dan Knows Me Better. Mario melakukan kolaborasi dengan beberapa rapper Indonesia salah satunya, Tuantigabelas di lagu “Do It” bersama enam rapper lain dalam satu track, dan Optizilla di salah satu single dalam albumnya yang bertajuk “Wicked Style”.

Selain sebagai rapper dia juga menggeluti dunia Mix Martial Arts, mengawali di dunia MMA di 2017, dalam setahun Mario berhasil menyabet berbagai prestasi seperti, menjuarai kejuaraan Gulat, Taekwondo, professional Kickboxing, Brazilian Jiu Jitsu, beberapa MMA amatir dan memenangkan pertandingan profesional MMA pertamanya di ajang kejuaraan MMA nasional paling bergengsi di One Pride TV One pada 2018.

Pada Maret 2019 Mario berkolaborasi dengan salah satu ‘Pioneer Hip-Hop Indonesia’ rapper legendaris Iwa K, dan memproduksi single baru berjudul “Beda”. Mario juga pernah terlibat dalam project cross genre dengan Aura Kasih dan menghasilkan satu lagu berjudul “Temani Diriku”.

Mario Zwinkle merilis debut albumnya yang bertajuk “Soul Plane” berisi 11 nomor pada Minggu, 02-02-2020 di Astuti Gallery Homestay Jalan Goa Selarong-Bantul, Yogyakarta. Album itu bercerita tentang proses perjalanan Mario Zwinkle yang membentuknya menjadi seperti sekarang. Lagu demi lagu adalah rangkuman kisah perjalanan yang diibaratkan seperti terbangnya pesawat di angkasa.

It aint always smooth! Proses penggarapan album ‘Soul Plane’ hampir satu tahun akhirnya selesai dengan baik. Berisi sebelas tracks, berkolaborasi dengan beberapa nama. Musik diracik dengan mantap oleh Pramudya “Lacosmusixx” Adhy. Selain itu, Peran Alexander “Donnero” Sinaga juga penting. Layaknya Andre Young dan Marshall Matters, Donnero tahu betul apa yang pas untuk Mario eksekusi. Kolaborasi dengan Nova Ruth pada beberapa lagu semakin memantapkan album tersebut mendapat predikat ‘soulful’.

Pada album ‘Soul Plane’, Mario Zwinkle meluapkan semua keresahan, menuangkan seluruh kegundahan yang bersarang dalam benak yang kadang menjadi toxic. Seperti berkenalan dengan diri sendiri dan mengetahui apa yang sebelumnya asing, album itu menjadi alasan baik untuk menemani proses pendewasaan diri. Anak muda dengan semangat menggebu-gebu dan sejuta impian untuk bisa bersenang-senang selalu terasa kencang tersampaikan.

Pendengar yang sedang atau sudah melewati masa remaja diharap bisa ikut merasakan apa yang Mario Zwinkle rasa lewat album barunya. Lagu-lagunya siap membawa mu terbang menyusuri panji-panji imaji dan melepaskan semua penat yang melelahkan! Salam lepas landas dan selamat menikmati perjalanan.


Iksan Prasetyo

0 Komentar