Framing Media Terhadap Gender dan Realitas Masyarakat Patriarki

 


Fenomena yang saat ini berkembang kearah modernisasi melahirkan yang signifikan antara media massa dan perubahan sosial. hubungan tersebut dapat diungkapkan melalui sebuah argument bahwasannya keberadaan media massa dapat menyebabkan atau mempengaruhi terjadinya perubahan sosial. Media massa dipahami sebagai alat yang digunakan untuk menynmapaikan informasi. Kelebihan media massa dapat membantu untuk mempermudah penyebarluasan informasi secara menyeluruh kepada seluruh lapisan masyrakat dan cepat dibandingkan jika disamapikan secara face to face yang kurang efektif dan efisien. Selain kelebihan media massa yang dapat menyebarkan informasi secara cepat dan tepat media massa juga mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat modern.

Sadar atau tidak sadar media massa telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Media massa dapat digunakan masyarakat untuk mempelajari banyak hal yang akhirnya membantu mereka menyelesaikan masalah atau menambah masalah baru bila pemanfaatannya tidak dibarengi dengan pengetahuan dan tanggung jawab. Munculnya media massa elektronik merupakan salah satu yang mengarahkan pada adanya peningkatan pola hidup konsumerisme. Dimana berpengaruh terhadap munculnya gaya hidup yang serba instan dan juga pola masyarakat konsumtif. Kondisi tersebut tentunya tidak selalu baik karena dapat membunuh kreatifitas setiap individu secara perlahan-lahan.

Sampai sampai media memframing dan merepresentasikan soal kehidupan sosial dan budaya di masyarat yaitu kapitalisme kecantikan. Iklan kosmetik selama ini, menggambarkan kecantikan melalui penampilan fisik yang menonjolkan bagian tubuh tertentu sebagai daya tarik perempuan. Ditambah lagi soal fisik dengan adanya Instagram. Bagaimana tidak gerah, tiap hari di newsfeed melihat artis-artis yang sangat cantik dan ganteng menjadi tolak ukur kita dalam mendandani tubuh dan peningkatan pola hidup yang konsumeris. Memang benar, yang Namanya kecantikan itu bisa dibilang mempunyai hubungan yang berbanding lurus dengan uang dan kebahagiaan. Tentunya, uang adalah factor yang pertama. Industry kosmetik dan produk kecantikan memang tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja apa lagi di jaman sekarang.

Gender merupakan pembedaan antara perempuan dan laki-laki berdasarkan konstruksi sosial maupun kultural masyarakat. Perbedaan gender sebenarnya tidak menimbulkan masalah selama ketidak adilan gender_baik untuk laki-laki, perempuan. Gender dalam pengertian ilmu sosial diartikan sebagai pola relasi yang didasarkan pada ciri sosial masing-masing. Tercakup di dalamnya adalah pembagian kerja, pola relasi kuasa, perilaku, peralatan, Bahasa, persepsi yang membedakan perempuan dengan laki-laki. Sebagai peranata sosial, gender bukanlah sesuatu yang baku dan tidak berlaku umum.

0 Komentar