TERNAK IKAN CUPANG DI MASA PANDEMI

 

Fathan Azka Pradana, sedang melihat perkembangan bibit ikan cupang
yang di ternaknya

            Fathan. AP, seorang pemuda kampung Lopati, Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, salah seorang peternak ikan cupang yang memulai ternak ikan cupangnya di masa pandemi. Kata siapa pandemi Covid-19 dapat membekukan segala aktivitas. Tapi, nyatanya bagi sebagian orang yang mau berusaha untuk melakukan bisnis di masa pandemi Covid-19 ini, justru bisa beruntung.

            Banyak hal yang dapat di lakukan agar tetap produktif di masa pandemi Covid-19. “Saya merasa bosan dan jenuh saat menghabiskan waktu hanya di rumah, sehingga saya menyiasatinya dengan memelihara ikan cupang,” ujar Fathan (20) salah seorang peternak ikan cupang, Sabtu (16/1/2020). Masih kata Fathan, Kalau dilihat di masa pandemi ini, ikan cupang merupakan hiburan, tetapi juga bisa menghasilkan. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dari berbagai latar belakang usia dan pekerjaan ikut dalam tren memelihara ikan cupang di masa pandemi ini.

            Fathan menuturkan, “ternak ikan cupang relatif lebih mudah dibanding ikanhias jenis lain, seperti koki maupun koi. Dari segi perawatan hariannya pun, tidak ada trik-trik khusus”. Ikan cupang juga di kenal karena kecantikan warna dan siripnya. Selain itu, ikan cupang juga di kenal karena keahliannya sebagai ikan petarung. Karena beberapa manfaat ikan cupang tersebut membuat permintaan tak pernah sepi peminat. Minat yang tinggi tentu berpengaruh pada tingkat penjualanikan cupang. Sehingga membuat naiknya tren ikan cupang.

            Dari ternak ikan cupang tersebut, Fathan bisa meraup keuntungan Rp. 1 juta per bulan. “Sekarang, satu ekor ikan cupang bisa bernilai 50.000 hingga 150.000, tergantung kecantikan warna dan siripnya. Jadi kalau ingin mendapatkan ikan cupang dengan warna dan sirip yang cantik harus serius dalam melakukan budi dayanya,” ujar Fathan.

            Melalui berbagai platform, para peternak ikan cupang memperluas jangkauan konsumennya. Fathan menjelaskan bahwa ternak ikan cupang menjadi lebih mudah, karena kini dipasarkan melalui sosial media sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat di jangkau. Sosial media tersebut ialah instagram dan whatsapp.

            Fathan berharap, usaha budi daya ikan cupang yang dia jalankan ini bisa lebih berkembang, sehingga dia bisa tetap mendapat penghasilan di tengah masa pandemi Covid-19 ataupun di saat nanti pandemi sudah tidak ada.


Alvin Batistuta Sudibyo



0 Komentar